Sabtu, 10 Juli 2010

Seminar Pendidikan, Informasi Melanjutkan Studi dan Mendapatkan Beasiswa Serta Launching Buku-Buku Terbaru ACIKITA (17 Juli-8 Agustus)

Dear All,


Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kepada Allah, pemilik jagat raya ini. InsyaAllah akan diadakan Serangkaian Seminar dan Presentasi oleh aktivis ACIKITA (http://www.aci-foundation.org). Acara ini gratis untuk siapa saja. Silahkan mendaftarkan diri pada kontak person di bawah, atau boleh via email ke tomoko79@gmail.com: me@alifamri@com. dengan menyertakan biodata diri. Terimakasih


Tema Acara : "Memajukan Pendidikan Bangsa Menuju Indonesia Jaya"
Sekaligus Peluncuran buku Terbaru ACIKITA: "Menikah Tanpa Pacaran? Oke Banget!! dan Meraih Cinta-Nya (Perjuangan Muslim Indonesia di luar Negeri).

Bahasan Seminar meliputi:

1. Inovasi sistem pendidikan untuk Indonesia sebagai syarat mutlak
menjadi negara maju. Berbagi informasi tentang sistem pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi di negara maju.

2. Berbagi informasi tentang segala hal yang berkaitan dengan proses
aplikasi studi ke luar negeri. Informasi tentang beragam beasiswa yang
tersedia dan berbagai cara yang bisa ditempuh untuk bersekolah ke negara maju. InsyaAllah kami akan menuntun Anda untuk menggapai impian bersekolah ke negara maju.

3. Kiat sukses dan survive studi di negeri orang, sekalipun tanpa
beasiswa. Hal positif studi di negeri orang. Pengalaman sebagai mahasiswa asing di negeri orang, mulai dari masa adaptasi hingga bisa menyatu dengan lingkungan asing.

4. Kiat survive berkarir di negri orang. Kiat mendapatkan dana riset
dan menjalin kerjasama dengan Luar negeri. Berbagai peluang kerjasama bagi dosen/perguruan tinggi/pemerintah daerah, dengan luar untuk mempercepat kemajuan NKRI kita.

Pemateri dan Kontributor :

1. Prof. DR. Fasli Jalal (Wakil Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan Ketua Pembina ACIKITA).
2. DR. Prihardi Kahar (Asc. Prof Meisei Univ, Jepang, menyelesaikan S1,
S2,S3,postdoct di universitas Jepang,18 th tinggal di Jepang, Pembina dan
Pendiri ACIKITA).
3. DR. Safni (Dosen Univ. Andalas Padang, menyelesaikan S2 dan S3 di
Gifu University, Jepang, aktivis ACIKITA)
4. DR. Jumiarti Agus (Peneliti di Tokyo Institute of Technology (TIT),
menyelesaikan S3 di TIT, pendiri, penulis dan Ketua Internasional ACIKITA)
5. DR. Wikky Fawwaz Al Maki (Electro UI, menyelesaikan S3 di Univ
Jepang, penulis dan aktivis ACIKITA)
6. Cahayahati, M.Eng (Peneliti di BPPT, menyelesaikan S1 dan S2 di
Jerman, 14 th tinggal di Jerman, penulis dan aktivis ACIKITA).

7. Ninda Harahap (Tinggal di Belgia, penulis dan aktivis ACIKITA)
8. Agus Mujib Ali, M.Eng (Dosen LP3I, S2 Alumni Tokyo Institute of
Technology, Sukses Sekolah di Jepang tanpa Beasiswa, Wakil Ketua ACIKITA
Internasional
9. DR. Elfahmi Yaman (Dosen Farmasi ITB, menyelesaikan S3 di Belanda,
aktivis ACIKITA).
10. DR. Yessy Nirwana (menyelesaikan S3 di Tohoku Jepang, Penulis dan
aktivis ACIKITA).
11. Morita Yasuko, guru Bahasa Jepang dan tenaga volentir (suka rela)
untuk warga asing di Machida, Tokyo, Simpatisan dan aktivis ACIKITA).
12. Juariah (Dosen Unsada, Indonesia, menyelesaikan studi S2 di
Takushoku University, Tokyo, penulis dan aktivis ACIKITA)
13. Dwi. N.K. Wati, (Dosen Kesehatan Masyarakat, UI, menyelesaikan S2
dari status sebagai trainer di Jepang, penulis dan aktivis ACIKITA).

14. Dwi Indah Lestari (Tinggal di Norwegia, penulis dan aktivis ACIKITA)

15. Destinia Jenialita (Pernah tinggal di Kanada, penulis dan aktivis ACIKITA

!5. Sarah Abdurrahmah (Menamatkan S2 di Mesir, penulis dan aktivis ACIKITA)

 

Tempat, dan Waktu Pelaksanaan
Kampus Unida Bogor: Tanggal 17 dan 18 Juli 2010
Jam 9.00 s.d 17.00
Tempat: Aula Rektorat Unida
Contact Person dan pendaftaran Rahmi (HP: 085253956216/ 021 84937507)
Pembicara: Jumiarti Agus, Wikky, Cahayahati, Agus Mujib Ali, dan Morita Yasuko.

Kampus UI Depok : Tanggal 19 Juli 2010
Jam 8.00 s.d 17.00 WIB
Tempat: Gedung FIB UI (Gedung 9)
Contact Person dan pendaftaran: Mutia (HP : 081362191900) Akhyar (HP :
085695162327)
Pembicara: Prihardi Kahar, Jumiarti Agus, Wikky, Agus Mujib Ali, Morita Yasuko, Juariah, Dwi N.K. Wati.

Kampus Unair Surabaya : Tanggal 20 Juli 2010
Jam 10-12.00 WIB
Tempat: Gedung Rektorat Unair Kampus C
Contact Person dan pendaftaran : Ida Fauziah 081-331990885
Pembiacara : Jumiarti Agus dan Morita Yasuko

Kampus ITB Bandung : Tanggal 24 Juli 2010
Jam 8 s.d 17.00 WIB
Tempat: Aula ITB
Contact Person : DR. Rukman Hertadi Pendaftaran : Rini (HP : 081321521817)
Pembicara: Prihardi Kahar, Jumiarti Agus, Elfahmi, Agus Mujib Ali, Morita Yasuko, dan Yessi Nirwana.

Kampus Unand Padang : Tanggal 29 Juli 2010
Jam 8-17.WIB
Tempat: Aula Gedung F Kampus Unand Limau Manis, Padang
Contact Person: DR. Safni 081374282673. Pendaftaran : Suryani Meciyen (HP :
081266590127)
Pembicara: DR. Prihardi Kahar, DR. Safni, Jumiarti Agus, Agus Mujib Ali, dan Morita Yasuko.

Acara Puncak :
Bukittinggi Sumatera Barat : 31 Juli 2010
Jam 8.00 - 17.00 WIB
Tempat : Aula Bung Hatta Bukittinggi
Contact Person dan pendaftaran: Rahmi (HP: 085253956216)
Pembicara: DR. Prihardi Kahar, DR. Jumiarti Agus, Prof. Fasli Jalal, Agus Mujib Ali, M.Eng dan Morita Yasuko. Dilanjutkan dengan diskusi dan rumusan kerjasama dengan jajaran Pemda dan pimpinan daerah Sumbar.

Biaya : Tidak dipungut bayaran, kecuali bila Anda membutuhkan sertifikat,
dan print out materi/buku, serta makan siang. Mohon maaf karena tidak ada
sponsor berupa dana segar, maka persediaan makan siang tidak bisa kami
upayakan untuk semua peserta. Silahkan menghubungi panitia untuk konfirmasi.
Kecuali acara di Bukittinggi, tersedia konsumsi untuk 500 orang peserta.
Semoga kondisi ini tidak merubah semangat Anda untuk menghadiri seminar yang
berpotensi ini.

Pendaftaran:
Setiap peserta yang ingin mengikuti seminar ini, harus mendaftarkan diri
pada personil yang tertera di atas. Untuk acara di Universitas, kapasitas
gedung terbatas, hanya tersedia untuk 200-300 orang. Terimakasih.

Pembukaan Pendaftaran Anggota ACIKITA:
Bagi yang ingin menjadi anggota ACIKITA, di semua tempat acara dibuka
pendaftaran anggota ACIKITA. Untuk itu mohon disiapkan biodata lengap Anda
dilengkapi foto. Silahkan serahkan pada awal kedatangan pada panitia khusus.

Mohon Bantuan:
Kepada rekan-rekan, sahabat semua, mohon menyebarkan undangan ini seluas
luasnya. InsyaAllah presentasi yang diberikan, akan sangat bermanfaat bagi
mereka yang ingin maju. Terimakasih.

Karena acaranya ini bertujuan untuk perubahan di negeri kita bersama, maka
kami mengundang calon-calon penyumbang seikhlasnya, untuk memberikan bantuan
dana untuk membantu beban panitia. Sumbangan bisa dialamatkan ke rekening
ACIKITA. Silahkan menghubungi kami.Terimakasih.

Semoga niat baik, dan rencana ikhlas ini, dimudahkan semuanya oleh Allah.
Memang tidak harus semuanya bersekolah ke Luar Negeri, tapi biaya pendidikan
yang mahal di dalam negeri sementara studi di luar bisa dicapai dengan
gratis, kenapa tidak dimanfaatkan peluang itu?
InsyaAllah kami akan berbagi kepada kita semuanya semaksimal ilmu dan
pengalaman yang kami punyai. Mari kita bergiat membangun bangsa, dengan
menyiapkan bekal potensi diri yang tangguh. Karena untuk bangsa yang besar
ini dibutuhkan banyak person untuk membangunnya.

Mari bergiat membangun bangsa
Mari bersama membangun bangsa
Fastabiqul khairat
Tetap semangat!!
Semoga Jayalah Indonesia Kita!
Sampai jumpa di tempat acara!

Wassalam dan maaf bagi yang tidak berkenan. Ditunggu kehadirannya

Jumiarti Agus
Ketua ACIKITA Internasional

Minggu, 16 Mei 2010

Lomba Kreasi Seni dan Lomba Pidato Bhs Jepang oleh ACIKITA Jakarta




Alhamdulillah. Otsukaresamadeshita, buat rekan rekan yang berjuang di ACIKITA (Aku Cinta Indonesia Kita) Cabang Jakarta. Sungguh kerja keras yang luar biasa. Semoga hanya Allah yang bisa membalas jasa, kebaikan, bantuan moril dan materil teman teman semuanya. Tetap semangat untuk kemajuan Indonesia kita.

Ketua ACIKITA Jakarta berucap, "Kerja kami ini bukan untuk ACIKITA tapi untuk kemajuan dan perubahan di negeri tercinta Indonesia" Ya sungguh benar sekali. ACIKITA bukanlah orrganisasi yang bertujuan untuk suatu nama besar seseorang, atau suatu popularitas dan materi. Tapi kami berangkat dari modal niat tulusa dan semangat. Alhamdulillah semuanya berjalan secara perlahan, member makin meluas, support teman teman dan shabata, tambah banyak.

Terbukti dengan lahirnya ACIKITA di beberapa titik di Indonesia, misalnya ACIKITA cabang Padang, Pariaman, Payakumbuh, Medan, Jakarta, Kalimantan (Balikpapan dalam waktu dekat ini) , surabaya dan Yogya dalam waktu dekat ini. Dan luar negeri lain insyaAllah Amerika, Belgia, Malaysia dan Singapure, selain yang sudah ada ACIKITA Jepang.

Acara di Jakarta, Minggu 16 Mei 2010 kemarin bertempat di kampus UI, meliputi lomba bahasa Jepang, lomba origami dan vokal group. Tentunya tak lepas ada sosialisasi ACIKITA. Peseta lomba berasal dari 35 SMA di Jakarta dan sekitarnya.

Alhjamdulillah, semoga dengan acara ini, kami dapat merangkul generasi muda, tunas bangsa dan berbimbingan tangan untuk berkarya untuk kemajuan Indonesia kita, Amiin yarabbal 'alamiin.

Tentang ACIKITA bisa dilihat di situs: http://www.aci-foundation.org
wassalam
Jumiarti Agus.
Ketua ACIKITA Internasional

Jumat, 14 Mei 2010

Terbit: Meraih Cinta-Nya (ACIKITA ke 8)

Alhamdulillah berkat usaha di sela sela kesibukan kami sebagai Ibu rumah tangga, pelajar, atau pekerja di mancanegara, kami tetap istiqomah, menuliskan rangkaian kata demi kata, mengukir himbauan dan ajakan untuk selalu berpegang pada ajaranNya. 


Alhamdulillah, bulan Juni buku ACIKITA ke delapan ini telah terbit.Peluncuran dan diskusi buku akan di adakan di Indonesia di beberapa kota, di LN akan diadakan di Tokyo dan Belgia, InsyaAllah). Informasi lihat di http://www.aci-foundation.org

 

Alhamdulillah,.. hari demi hari, bulan dan tahun, supporter dan dukungan terhadap ACIKITA makin bertambah. Puji syukur pada Allah. Semoga perjuangan untuk kemajuan, kenyamanan, dan kedamaian di negeri tercinta, yang masih jauh di puncak gunung sana, terwujud suatu saat. 

Siraman demi siraman,.. selalu kami hadirkan,.. tak mungkin menemui rakyat dan masa satu persatu, tapi dengan hadirnya buku kami adalah suatu bukti nyata cinta kami pada negeri kita. 

                                                   *****

Meraih Cinta-Nya
(Perjuangan Hidup Sebagai Muslim di Manca Negara untuk
Menegakkan Dien-Nya)

++ Bahasan singkat, Berbagai Informasi Serta Link Penting
Terkait Kehidupan Muslim di Luar Negeri

Ninda Harahap (Belgia)
Jumiarti Agus (Tokyo, Jepang)
Mira Supriyatmi (Jerman)
Nurhalita Diny (Korea)
Rina Fitriana (Jepang)
Yuli Hastadewi (Detroit, Amerika)
Mulla Kemalawaty (Tokyo, Jepang)
Yeni Mulia (Norwegia)
Sri Zein (Tokyo, Jepang)
Dwi Indah lestari (Austria)
Nengsi Rova (Houston, Amerika)
Irawati Prillia (Jerman)
Desti J. Basuki (Toronto, Kanada)

Kata Pengantar Penulis

Ada rasa cemas ketika kaki hendak melangkah ke negeri
orang, untuk suatu garis hidup yang ditetapkan Sang
pencipta. Berbagai pertanyaan muncul di kepala. Adakah di
sana kenyamanan untuk seorang Muslim dan Muslimah
berjilbab? Apakah saya bisa melaksanakan salat dan ibadah
lainnya di sana? Adakah mesjid dan forum pengajian? Apakah
di sana ada restoran dan makanan halal? Dan beragam
pertanyaan lainnya berkecamuk di kepala, termasuk masalah
takut diasingkan sebagai golongan minoritas (sebagai
muslim), yang sering diidentikkan dengan teroris. 

Di dalam buku ini Anda akan menemukan jawaban dari semua
kegelisahan di atas. Para penulis yang tinggal di
mancanegara, menuturkan pengalamannya selama tinggal di
negeri asing sebagai kaum minoritas. Mulai dari atmosfir
penerimaan oleh warga setempat pada masa adaptasi hingga
bisa berdampingan hidup di sana. Berbagai perjuangan dan
kiat survive mereka untuk bisa menegakkan dien dan meraih
cintaNya, dipaparkan di dalam buku ini. 

Buku yang kaya informasi, semangat dan perjuangan hidup.
Sungguh sangat menginspirasi segenap muslim untuk
menjalankan perintah-Nya. Buku yang berisi penuturan
tentang informasi kehidupan muslim di Jepang, Kanada,
Amerika, Belgia, Jerman, Norwegia, Austria, Brunei, dan
Korea ini, memberikan keterangan yang sebenarnya tentang
perjuangan hidup para penulisnya di negeri asing serta
kiat survive hidup di sana.

Buku ini sangat baik dibaca oleh masyarakat Indonesia,
oleh mereka yang akan berjuang dan tinggal di negeri orang
dan juga oleh mereka yang menetap di negeri orang sebagai
penyemangat untuk selalu mertahankan kaidah agama untuk
meraih Cinta-Nya. 

Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kepada Allah
yang telah merestui kami untuk berbagi kepada Anda
semuanya. Terimakasih kepada semua pihak yang telah
berkontribusi untuk terwujudnya karya ini. 

Wassalam
Tokyo, Januari 2010
Penulis

Harga buku di ACIKITA Publishing: hanya Rp 30.000 belum termasuk ongkir. Hubungi Rahmi di acipublishing@yahoo.co.id

Di LN bisa didapatkan di Jepang (cp Jumiarti Agus), Di Belgia, (Eropa) cp: Mira Supriyatmi dan Ninda harahap, di US cp: Nengsi Rova.

Jumat, 12 Maret 2010

Terbit 'Menikah Tanpa Pacaran? Oke Banget!!!

Alhamdulillah akhirnya telah terbit buku kami ke 7 di ACIKITA Publishing.

                        Menikah Tanpa Pacaran,?

Oke Banget !!!

   (Berbagi Pengalaman dalam Proses Mendapatkan Pasangan, Menata Interaksi, dan Menyelesaikan Konflik di dalam Rumah tangga)

++ Bahasan Singkat Seputar Proses Ta’aruf, Khitbah dan Menikah Secara Islami

Jumiarti Agus, Rahmiagusra, Dona Maiyerti,

Yudhi Mulianto, Juariah, Rieska, 

M. Amin Sulthoni dan Yudith Fabiola

Penyusun Buku: Jumiarti Agus, Ph.D dan Rahmiagusra

Setting/Layout: Aku Cinta Indonesia Kita (ACIKITA) Publishing

Desain Sampul: Tomoko Dian

Editor: Jumiarti Agus, Ph.D; Silvia Aslami

  Penerbit: Aku Cinta Indonesia Kita Publishing

Cetakan Pertama: Januari, 2010/07/25

Jumlah Halaman: viii + 270 halaman

Kategori Buku: Non Fiksi/Inspirasi, Spritual

ISBN:

Bagian Belakang buku:


“Bagaimana mungkin akan mendapatkan jodoh kalau tidak berpacaran?
Bagaimana bisa mengenal pribadi si calon kalau tidak berdekat-dekatan atau tidak menjalin hubungan dengannya?”
Temukan semua jawaban Anda di dalam buku ini!

***
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia yang menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenisnya sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang… (Ar Rum (30) : 21).”


“Buku ini membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah dari pandangan pertama pertemuan. Cinta tumbuh setelah mengenal siapa pasangan kita luar dalamnya.

(Dona Maiyerti, penulis dan ibu rumahtangga, tinggal di Brunei.)”

“Buku ini sungguh dahsyat! Mereka berbagi kisah tentang bagaimana menerima pinangan dan meminang karena Allah. Cinta paling halal dan suci. Dua manusia biasa berusaha menggabungkan cintanya agar menjadi cinta yang luar biasa setelah menikah. (
Ir.Shahnaz Haq, penyiar radio dan TV, artis, dan ibu rumahtangga)."

“Buku ini adalah suatu wujud rasa tanggungjawab dan peduli kami terhadap ajaranNya. Menuntun Anda menjalani masa ta’aruf, memutuskan pilihan, menjalani pernikahan dan riak gelombang rumah tangga untuk ganbatte (berusaha keras) menuju rumah tangga SAMARA.
(DR. Jumiarti Agus, M.Si, penulis, peneliti, dan ibu rumahtangga).”

Buku ini berisi tulisan tentang pengalaman sakral yang telah dilalui oleh para penulisnya. Saya bersyukur kepada Alloh atas terbitnya buku ini. Sebuah buku yang pantas dan patut dibaca oleh para remaja Islam sebelum mereka menikah, dalam upaya mempersiapkan Baitii Jannatii, rumah tangga yang sakiinah, mawaddah wa rohmah.
(Dasli Noerdin, dosen Universitas Jenderal Achmad Yani ). Ini di halaman cover depan


Buku Menikah Tanpa Pacaran ? Oke Banget ! ini sangat baik dibaca oleh kawula muda. Buku ini sangat aktual memberikan pencerahan bagaimana lezatnya menikah tanpa pacaran. Gaya bahasa juga dikemas dengan tampilan khas ACIKITA agar lebih mendekati dunia riil muda-mudi. Menjadi bacaan wajib bagi adik-adik yang ingin menikah tanpa pacaran. Serius !!!
(DR. Marsudi Budi Utomo, Lulusan Doktor dari Jepang. Ia pernah tinggal di Jepang selama 16 tahun. Ia menikah tanpa pacaran, dan telah dikaruniai 6 putri dan 1 putra bungsu)


Semoga karya ke-7 dari komunitas ACIKITA ini dapat memberikan pemahaman kepada orang-orang yang menentang berpacaran setelah menikah. Diharapkan menjadi pembela prinsip “berpacaran setelah menikah.” Insya Allah dapat menambah khazanah pemahaman masyarakat pada umumnya, khususnya umat Islam Indonesia. (Susi Rusdi Development Director / Agency Manager Allianz Life)

Menikah Tanpa Pacaran? Ok Banget!!!

Apa yang membedakan buku ini dengan buku buku tema nikah lainnya?

1. Buku ini ditulis langsung oleh mereka yang mempunyai pengalaman nyata, tentunya tak ada kesalahan dalam penyampaian informasi, atau curahan hati penulisnya terhadap pembaca.

2.Buku berjamaah tentu punya nilai dan cakupan informasi, trik dan pengalaman lebih komplit ketimbang yang ditulis oleh hanya satu orang saja. Jadi buku ini mengkaver berbagai informasi untuk menikah tanpa pacaran ok banget!

2. Buku ini ada dalam kerangka yang komplit.

Kisah pernikahan para penulis:

Mulai bagaimana penulisnya memilih jalan menikah tanpa pacaran, kisah pertemuan dan ta'aruf yang sangat beranekaragam, mulai dari dikenalkan, pertemuan lewat media, bahkan hingga jarak yang jauh, tapi akhirnya bisa bertemu di aqad nikah.

Masa masa untuk memutuskan pilihan hidup mau menikah dengan siapa juga bukan perkara simple. Nah bagimana masing masing punya kekuatan hati untuk memilih pasangan hidupnya? Jalan apa serta pedoman apa yang diambilnya? Juga dikupas di sini.

Tak jarang banyak kegagalan dalam tahapan ta'aruf dan komunikasi jauh.

 Selanjutnya tahapan persiapan pernikahan, dan hari H pernikahan berlangsung. Lanjut ke masa-masa pengenalan, bulan madu, dan menjalani hidup bersama. 

 

Riak gelombang kehidupan berumahtangga dikupas pada masing masing cerita penulis. Masalah yang muncul juga dituturkan. Dan apa solusi yang diambil untuk keluar dari permasalahan? Trick membina hubungan pasangan yang baik, hubungan menantu dan mertua juga disinggung di sini.

Semuanya diungkap hingga mereka bisa menyamakan orbitalnya untuk menjalani hidup bersama. Perbedaan perbedaan yang ada bagaimana menyikapinya, untuk sebuah tujuan hidup bersama. 

Pokoknya!! semua kisah nyata yang dilalui para pelakunya dieksplorasi agar yang akan menjalani bisa memetik hikmah dan menjadikan referensi dalam tahapan menikah nantinya. Tapi tentunya bukan membuka aib lho ya!! karena masing masing pasangan telah izin dengan hal apa yang dipublikasikan dan semuanya ada pada batas normal, tapi membangun kebaikan umat. InsyaAllah.  

Benar-benar "Menikah Tanpa Pacaran?, Ok Banget!!!  dijawab habis oleh semua data data (atau paparan) dari para penulisnya.

Bahasan terkait

Adalah suatu ciri khas buku ACIKITA dilengkapi dengan bahasan  yang mendukung suatu tema. Jadi bukan memaparkan kisah dan hanya mengumpulkan cerita para penulisnya. Di sini pembaca diajak kembali untuk membaca apa intisari dan pengetahuan wajib yang harus diketahui seputar nikah dan etika pergaulan dengan lawan jenis. Misalnya hal sederhana, sms chatting apakah itu boleh? (nah ini bahasan yang sesuai kondisi zaman bukan?)

Membaca buku buku agama mungkin sebagian orang merasa tak ada daya pikat, tapi di sini di sajikan teknik bahasan yang mudah dicerna, dan dikaitkan dengan pengalaman nyata para penulisnya dan analisis perkembangan zaman.

Semoga dengan paparan lengkap kami, bisa menyentuh para generasi muda untuk mengaktualisasikan ajaran Islam sebagai agama yang dianutnya. Atau setidaknya masih bisa mempertahankan yang halal dan meningglkan yang haram.

Di samping analisis secara agama, bahasan juga dilakukan dari segi Undang undang pernikahan dan undang undang perlindungan anak. Ini semua menjadi bekal untuk setiap pasangan yang akan menikah, agar mereka lebih tahu hak dan kewajiban masing masing. Menjadikan warga negara Indonesia cerdas dan cukup bekal tentang undang undang pernikahan yang memang wajib kita ketahui bersama.

Kenapa ini dipandang perlu? Rumah tangga adalah negara terkecil, bila masing-masing pemerintahan di dalamnya dilakukan secara maksimal, InsyaAllah akan bisa memutus rantai permasalahan di negeri tercinta kita bersama ini.

Untuk itu, silahkan Anda membaca karya kami ini. InsyaAllah bermanfaat bagi yang akan menikah/belum menikah. Bagi yang sudah menikah, agar bisa tambah memperkuat tali pernikahan untuk mencapai tujuan hidup bersama.

Harga buku: Hanya Rp: 30.000 (untuk di dalam negeri)

Cara mendapatkan  buku ini:

1. Tersedia di acikita publishing alamat email: acipublishing@yahoo.com. Silahkan kontak rahmi atau alif . 021-84937507  atau 021-41164400.

2. Melalui para penulisnya.

3. Melalui para distributornya. Bagi yang berminat membantu pemasaran buku ini, bisa mendapatkan 15% dari harga jual buku.

Teknik pemesanan di acikitapublishing:

1. Kirimkan email berisi alamat Anda

2. Harga ongkos kirim akan diberitahukan setelahnya.

3. Silahkan transfer uangnya ke no rekening berikut : (dengan menuliskan pembelian buku)

Rekening mandiri Graha Mandiri, Jl. TB. Simatupang Kav.1B, Jakarta Selatan atas nama R. Saharso No. Rek. 127-00-0540785-1

 

4.  Mohon kirimkan bukti transfer uang via email, atau khabarkan via email kapan transfer dana, atas nama siapa. Dan smsm ke no 0852-2100-5337.

5.  Buku akan dikirimkan bila uang sudah ditransferkan.

6.  Mohon konfirmasikan ke kami bila buku sudah diterima. Terimakasih

wassalam

Fastabikhul khairat

Ijum

Tokyo, 100313

 

Senin, 25 Januari 2010

Segera Terbit Menikah Tanpa Pacaran? Oke Banget!!!

Untuk karya satu ini berat sekali perjuangannya, mulai dari membuat kisi kisi penulisan, mengundang penulis, periksa tulisan, edit dan benarkan tulisan, hingga setting lay out, tata letak foto pengantin,,.. menambahkan bahasan isi buku,.. hingga cover yang jadi ajang perdebatan, tidak saja tingkat pemirsa, calon pembaca, tapi juga pada level penulis...

Namun berkat yakin,. dan atas izin Allah akhirnya terwujud jua cita cita luhur kami, untuk menyampaikan kebenaran dariNya.

Latar Belakang dan Tujuan Penerbitan Buku

Menikah Tanpa Pacaran?, Ok Banget!!! Bukan berarti para penulis di buku ini tidak pernah berpacaran. Namun mereka menikah dengan seseorang yang ia kenal atau dikenalkan beberapa waktu sebelum menikah, baik oleh orangtua, teman, atau guru mengaji.

              Penulisan buku ini didasarkan oleh rasa peduli kami terhadap kondisi pergaulan muda-mudi zaman sekarang. Banyak yang beranggapan, mengenal jauh seorang calon suami/isteri dengan berpacaran sebelum menikah, adalah suatu syarat. Sehingga mereka memutuskan berpacaran.

              Kami bertujuan untuk berbagi kepada generasi muda dan siapa saja, bahwa menikah tanpa pacaran insya Allah lebih nikmat dan berkah. Semua yang dilakukan “halal” dan bernilai ibadah. Terlebih Islam tidak merekomendasikan pacaran sebelum menikah.

Semua penulis yang terlibat dalam buku ini menuliskan kisah nyata yang dilaluinya, dengan sagat istimewa. Mereka berbagi kiatnya tentang proses dan usaha yang dilakukan dalam menemukan pasangan hidup. Berbagi informasi kiat menjalin hubungan, berinteraksi dan berkomunikasi dengan pasangan, menuju rumah tangga sakinah, mawaddah, warahmah. Juga penyelesaian konflik yang muncul.

Penuturan jujur tentang konflik, bukan untuk membuka aib. Karena penulis dan pasangannya telah setuju konfliknya di-publish. Mereka ingin berbagi kepada para pembaca agar sukses berinteraksi dengan pasangan impian.

Para penulis jujur mengatakan bahwa pacaran setelah menikah lebih nikmat. Berbeda dengan pacaran sebelum menikah, yang tidak diizinkan dalam Islam.

Terimakasih kepada para penulis yang telah menghadirkan tulisan istimewanya. Terimakasih kepada para pembeli buku ini. Insya Allah setiap penjualan buku ACI, kami sisihkan sejumlah tertentu untuk tambahan biaya pendidikan anak-anak di sekolah binaan ACI. Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penerbitan buku ini.

Masukan dan kritikan sehat dari pembaca sangat diharapkan untuk sebuah buku yang lebih baik. Karena karya insan manapun tidak ada yang sempurna. Sulit untuk menghadirkan sebuah buku yang disukai oleh seluruh pembaca. Semoga buku ini bermanfaat hendaknya. Amiin.

Terimakasih.

                                 Menikah Tanpa Pacaran,?

Oke Banget !!!

   (Berbagi Pengalaman dalam Proses Mendapatkan Pasangan, Menata Interaksi, dan Menyelesaikan Konflik di dalam Rumah tangga)

++ Bahasan Singkat Seputar Proses Ta’aruf, Khitbah dan Menikah Secara Islami

Jumiarti Agus, Rahmiagusra, Dona Maiyerti,

Yudhi Mulianto, Juariah, Rieska, 

M. Amin Sulthoni dan Yudith Fabiola

Penyusun Buku: Jumiarti Agus, Ph.D

Setting/Layout: Aku Cinta Indonesia Kita (ACIKITA) Publishing

Desain Sampul: Tomoko Dian

Editor: Jumiarti Agus, Ph.D; Silvia Aslami

  Penerbit: Aku Cinta Indonesia Kita Publishing

Cetakan Pertama: Januari, 2010/07/25

Jumlah Halaman: viii + 270 halaman

Kategori Buku: Non Fiksi/Inspirasi, Spritual

ISBN:

Bagian Belakang buku:


“Bagaimana mungkin akan mendapatkan jodoh kalau tidak berpacaran?
Bagaimana bisa mengenal pribadi si calon kalau tidak berdekat-dekatan atau tidak menjalin hubungan dengannya?”
Temukan semua jawaban Anda di dalam buku ini!

***
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia yang menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenisnya sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang… (Ar Rum (30) : 21).”


“Buku ini membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah dari pandangan pertama pertemuan. Cinta tumbuh setelah mengenal siapa pasangan kita luar dalamnya.

(Dona Maiyerti, penulis dan ibu rumahtangga, tinggal di Brunei.)”

“Buku ini sungguh dahsyat! Mereka berbagi kisah tentang bagaimana menerima pinangan dan meminang karena Allah. Cinta paling halal dan suci. Dua manusia biasa berusaha menggabungkan cintanya agar menjadi cinta yang luar biasa setelah menikah. (
Ir.Shahnaz Haq, penyiar radio dan TV, artis, dan ibu rumahtangga)."

“Buku ini adalah suatu wujud rasa tanggungjawab dan peduli kami terhadap ajaranNya. Menuntun Anda menjalani masa ta’aruf, memutuskan pilihan, menjalani pernikahan dan riak gelombang rumah tangga untuk ganbatte (berusaha keras) menuju rumah tangga SAMARA.
(DR. Jumiarti Agus, M.Si, penulis, peneliti, dan ibu rumahtangga).”

Buku ini berisi tulisan tentang pengalaman sakral yang telah dilalui oleh para penulisnya. Saya bersyukur kepada Alloh atas terbitnya buku ini. Sebuah buku yang pantas dan patut dibaca oleh para remaja Islam sebelum mereka menikah, dalam upaya mempersiapkan Baitii Jannatii, rumah tangga yang sakiinah, mawaddah wa rohmah.
(Dasli Noerdin, dosen Universitas Jenderal Achmad Yani ). Ini di halaman cover depan


Buku Menikah Tanpa Pacaran ? Oke Banget ! ini sangat baik dibaca oleh kawula muda. Buku ini sangat aktual memberikan pencerahan bagaimana lezatnya menikah tanpa pacaran. Gaya bahasa juga dikemas dengan tampilan khas ACIKITA agar lebih mendekati dunia riil muda-mudi. Menjadi bacaan wajib bagi adik-adik yang ingin menikah tanpa pacaran. Serius !!!
(DR. Marsudi Budi Utomo, Lulusan Doktor dari Jepang. Ia pernah tinggal di Jepang selama 16 tahun. Ia menikah tanpa pacaran, dan telah dikaruniai 6 putri dan 1 putra bungsu)


Semoga karya ke-7 dari komunitas ACIKITA ini dapat memberikan pemahaman kepada orang-orang yang menentang berpacaran setelah menikah. Diharapkan menjadi pembela prinsip “berpacaran setelah menikah.” Insya Allah dapat menambah khazanah pemahaman masyarakat pada umumnya, khususnya umat Islam Indonesia. (Susi Rusdi Development Director / Agency Manager Allianz Life)

Cara Mendapatkan Buku

InsyaAllah akan tersedia mulai akhir bulan depan di toko buku di Indonesia. atau bisa dapatkan di ACIKITA Publishing. Kontak acipublishing@yahoo.co.id atau para penulis buku ini. CP ACIKITA PUB. Rahmi 021-4116-4400

Akhir kata terimakasih tak terhingga kepada semua pihak yang telah berkontribusi, para penulis, illustrator cover buku (Dian yang sangat sabar), para penulis ACIKITA semuanya. Terimakasih kepada para endoerser yang telah bersedia meluangkan waktunya dan membaca karya kami ini. Mari tetap berkarya menyampaikan hal-hal terbaik yang memang harus kita lakukan, untuk menyelamatkan genarasi mendatang dan Indonesia kita. Gambarimashou! Fastabiqul khairat

wassalam

TOKYO, 2010, januari 26

Ijum